Mustafa Kemal Ataturk: Bapak Sekulerisme Turki

Mustafa Kemal Ataturk merupakan seseorang revolusioner yg membantu mendirikan Republik Turki. Dia merupakan presiden pertama Turki, dan reformasinya memodernisasi negara.

Ringkasan

Mustafa Kemal Ataturk lahir dalam tahun 1881 di bekas Kekaisaran Ottoman. Sebagai seorang pemuda, beliau terlibat dengan Turki Muda, sebuah gerombolan revolusioner yg menggulingkan sultan pada tahun 1909. Ataturk memimpin Perang Kemerdekaan Turki & menandatangani Perjanjian Lausanne dalam tahun 1923, yg menjadikan Turki sebagai sebuah republik. Dia terpilih menjadi presiden pertama & mengantar reformasi yg memodernkan Turki. Dia mangkat dalam tahun 1938.

Masa Muda

Mustafa Kemal Ataturk lahir hanya "Mustafa" pada bulan-bulan awal 1881, di Salonika, yang merupakan bagian dari  Kekaisaran Ottoman (tempat kelahirannya sekarang dikenal sebagai Thessalonika, di zaman modern Yunani). Ketika dia berumur 12 tahun, Mustafa dikirim ke akademi militer di Istanbul. Di sana, guru matematikanya memberinya nama Kemal — yang berarti "kesempurnaan" —karena dia unggul dalam bidang akademik. Dia lulus pada tahun 1905.

Karir militer

Sebagai seorang pemuda, Mustafa Kemal menjadi anggota kaum muda Turki, sebuah gerakan revolusioner kaum intelektual. Dia berpartisipasi dalam Revolusi Turk Muda pada bulan Juli 1908, yang berhasil menggulingkan Sultan Abdülhamid II. Dari 1909 hingga 1918, Mustafa Kemal bertugas  di sejumlah pos di tentara Ottoman. Dia berperang melawan Italia dalam Perang Italo-Turki pada tahun 1911 dan dari 1912-1913 dia bertempur di Perang Balkan. Selama Perang Balkan kedua ia menjadi kepala staf sebelum ditempatkan di kedutaan Turki di Bulgaria. Dia  sendiri sebagai komandan Divisi ke-19, di mana keberanian dan kecakapan strategisnya membantu menggagalkan invasi Sekutu terhadap Dardanelles pada tahun 1915, dan menerima promosi berulang sampai Gencatan Senjata dari Mudros yang mengakhiri pertempuran pada tahun 1918.

Ketentuan gencatan senjata memberi Sekutu hak buat menduduki benteng yg mengendalikan saluran air utama, serta daerah yang mungkin mengakibatkan ancaman terhadap keamanan. Pada tahun 1919, Ataturk mengorganisasi perlawanan terhadap kekuatan-kekuatan ini, & waktu Perjanjian S?Vres ditandatangani dalam akhir Perang Dunia I, membagi-bagikan Kekaisaran Ottoman, Mustafa Kemal menuntut kemerdekaan penuh buat Turki. Majelis Nasional Agung ? Parlemen Turki yang baru ? Terlibat dalam serangkaian pertempuran dengan pasukan Yunani dan Armenia, sampai Mustafa menandatangani Perjanjian Lausanne pada 29 Oktober 1923. Ini menciptakan Republik Turki, & Mustafa Kemal sebagai presiden pertama negara itu.

Kepresidenan

Urusan pertama  Mustafa Kemal adalah untuk memodernisasi dan mensekulerkan negara, yang dia lakukan dengan mempelajari pemerintahan Barat dan mengadaptasikan struktur mereka untuk rakyat Turki. Dia percaya bahwa modernisasi selalu memerlukan westernisasi, dan dia menetapkan kebijakan sekularisme negara, dengan konstitusi yang memisahkan pemerintah dari agama.

Reformasi sosial dan ekonomi merupakan bagian penting menurut strateginya jua. Dia mengganti alfabet bahasa Arab menggunakan aksara Latin, memperkenalkan kalender Gregorian & mendesak orang buat mengenakan pakaian Barat . Mustafa mengindustrialisasikan bangsa, mendirikan pabrik-pabrik milik negara pada semua negeri serta jaringan kereta barah. Dan banyak undang-undang baru menetapkan persamaan aturan antara kedua jenis kelamin. Mustafa menghapus hukum jilbab wanita dan memberi wanita hak buat memilih.

Meskipun dia konfiden dia memajukan negara, tidak seluruh reformasi Mustafa Kemal diterima dengan hangat. Kebijakannya tentang sekularisme negara sangat kontroversial, dan ia dituduh menebangi tradisi budaya yang penting yang telah mengakar.

Kehidupan langsung

Mustafa Kemal menikah sementara waktu berdasarkan tahun 1923 hingga 1925, & meskipun ia tidak pernah sebagai ayah, syahdan ia mengadopsi 12 anak perempuan & satu putra. Sumber lain mengatakan beliau memiliki sampai 8 anak. Pada tahun 1934, ia memperkenalkan namanya di famili pada Turki, & dia menambahkan nama belakangnya menggunakan 'Ataturk', yang berarti "Bapak Orang Turki." Dia meninggal dalam 10 November 1938, terkena penyakit sirosis hati

sumber: biography.Com

0 Response to "Mustafa Kemal Ataturk: Bapak Sekulerisme Turki"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel